Panglima Komnas Brigade 411 H. Basir Bustomi Berharap Silat Beksi Jadi Ekstra Kurikuler Sekolah

Jakarta – Panglima Komando Nasional Brigade 411, H Basir Bustomi Berharap Silat diajarkan di seluruh Sekola. Panglima Komando Nasional Brigade 411 GM H. Basir Bustomi bangga Pencak Silat Indoensia diakui dunia. Silat Indonesia diakui Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO-PBB) menjadi warisan budaya tak benda kemanusiaan.

Direktorat Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kampradipta, menjelaskan perihal seni beladiri yang diakui UNESCO itu. UNESCO menggunakan istilah ‘Tradisi Pencak Silat’ untuk merujuk budaya dari Indonesia.

“Saya berharap pecak silat diajarkan disekolah-sekolah, jadi extra kulikuler, khusus DKI Jakarta saya berharap silat Betawi BEKSI yang diajarkan disekolah-sekolah sebagai mata pelajaran kearifan lokal*” ujar HBasir Bustomi pendiri perguruan Pencak silat RED BEKSI (BEKSI MERAH), saat ditemui jurnalis Heru BosBro diMarkas Besar Red Beksi di Kebayoran Lama.

Sudah selayaknya Pemerintah Daerah melestarikan seni budaya pencak silat, salah satu caranya mengadakan pelajaran extra kulikuler pencak silat disekolah-sekolah dari SD hingga SMA/SMK.

Khusus wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang dan Tangerang Selatan), Beksi siap membantu menyedikan pelatih kesekolah-sekolah yang ingin belajar silat Betawi yaitu Beksi.

Untuk info lebih lanjut bisa hubungi facebook H. Basir Bustomi, Perguruan Pencak Silat Beksi, instagram @RedBeksi atau hubungi Whatsapp 088210620869 – Lukman/ 08159222111- Heru BosBro. (red)

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *